WINBIE GENESIS: ANALISIS KORELASI winbie genesis

Pages

Friday, May 29, 2015

ANALISIS KORELASI



ANALISIS KORELASI

1.         Pendahuluan
2.         Macam-macam teknik korelasi
3.         Korelasi PPM

1.         Pendahuluan
v  Korelasi adalah istilah statistik yang menyatakan derajat hubungan linear antara dua variable atau lebih
v  Ditemukan oleh Karl Pearson pada awal tahun 1900
v  Dikenal dengan Korelasi Pearson Product Moment (PPM)

v  Korelasi  adalah hubungan searah
v  Data penyebab atau yang mempengaruhinya disebut variabel bebas atau variabel independen biasanya dilambangkan dengan huruf X
v  Data akibat yang dipengaruhinya disebut variabel terikat atau variabel dependen biasanya dilambangkan dengan huruf Y


















2.         Macam-macam teknik korelasi


Interval
Ordinal
Nominal



1
> 1
1
> 1
1
> 1

Interval
0

Analisis Faktor
Transformasikan variabel ordinal ke nominal dan gunakan C-1,atau transformasikan variabel interval ke ordinal dan gunakan B-2, atau transformasikan kedua variabel ke nominal dan gunakan C-3


Lajur 1
1
Korelasi
Korelasi ganda
Anova (atau t test)
Anava
>1
Korelasi ganda
Korelasi kanonika
Analisis diskriminan ganda
Analisis diskriminan ganda
Ordinal
0
Transformasikan variabel ordinal ke nominal dan gunakan C-1,atau transformasikan variabel interval ke ordinal dan gunakan B-2, atau transformasikan kedua variabel ke nominal dan gunakan C-3

Koefisien Konkordas (W)


Lajur 2
1
Korelasi Spearman

Sign test, median test, U test Kruskal Wallis anava satu jalur
Anava dua jalur (Friedman)
>1




Nominal
0






Lajur 3
1
Anava (lihat C-1)
Analisis diskriminan ganda (lihat C-1)
Sign test, median test, U test Kruskal Wallis

Koef Phi, Fisher Exact Test, X2

>1
Anava (lihat C-1)
Anava (lihat C-1)
Anava dua jalur (Friedman)





Kolom A

Kolom B
Kolom C


3.         Korelasi PPM
v  Korelasi PPM sering disingkat korelasi saja
v  Gunanya :
§  Untuk menyatakan ada atau tidaknya hubungan yang signifikan antara variabel satu dengan yang lainnya
§  Untuk menyatakan besarnya sumbangan variabel satu terhadap yang lainnya yang dinyatakan dalam persen
v  Asumsi
§  Variabel yang dihubungkan mempunyai data yang berdistribusi normal
§  Variabel yang dihubungkan mempunyai data linear
§  Variabel yang dihubungkan mempunyai data yang dipilih secara acak
§  Variabel yang dihubungkan mempunyai pasangan sama dari subyek yang sama pula
§  Variabel yang dihubungkan mempunyai data interval atau rasio
v  Kelayakan nilai r :
§  Nilai r antara -1 ≤ r ≤ 1
§  Hanya untuk hubungan linear saja
§  Tidak berlaku utnuk sampel dengan varian = 0, karena z tidak dapat dihitung dan akhirnya r juga tidak dapat dihitung
§  r tidak mempunyai satuan
v  Langkah-langkah menghitung r :
1)     Asumsikan bahwa persyaratan untuk menggunakan analisis korelasi PPM telah terpenuhi
2)     Tulis Ha dan H0 dalam bentuk kalimat
3)     Tulis Ha dan H0 dalam bentuk statistik
4)     Buat tabel penolong untuk menghitung r
No responden
Xi
Yi
(Xi – X)
x
(Yi – Y)
y
x2
y2
xy
1
2
3

.
.

n








i
i
0
0
∑x2
∑y2
∑xy

5)     Cari rhitung dengan menggunakan rumus :
a.    atau

b.    atau

c.   atau

d. 
6)     Tetapkan taraf signifikansinya
7)     Tentukan kriteria pengujian signifikansi korelasi
-rtabel ≤ rhitung ≤ +rtabel, maka H0 ditolak atau korelasinya tidak signifikan
8)     Tentukan dk dengan rumus = n-2
Dengan taraf signifikansi seperti langkah 4) ban Ntabel tersebut dengan menggunakan tabel r kritis Pearson didapat nilai rtabel
9)     Bandingkan rhitung dengan rtabel
10) Buatlah kesimpulannya
11) Jika diminta, maka hitunglah besarnya sumbangan variabel x terhadap y

CONTOH SOAL
Diketahui data terhadap 5 responden untuk variabel X dan Y :
X          Y
1          4
2          3
3          5
4          7
5          6

Buktikan bahwa kedua variabel itu mempunyai hubungan linear yang positif


Jawab :
1)     Asumsikan bahwa kedua variabel itu mempunyai data yang normal dan dipilih secara acak


2)     Tulis Ha dan H0 dalam bentuk kalimat
Ha : Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara variabel X dengan Y
H0 : Tidak terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara variabel X dengan Y
3)     Hipotesis statistiknya
Ha : r ≠ 0
H0 : r = 0
4)     Buatlah tabel penolong untuk menghitung nilai r
No responden
Xi
Yi
(Xi – X)
x
(Yi – Y)
y
x2
y2
Xy
1
2
3
4
5

1
2
3
4
5
4
3
5
7
6
-2
-1
0
1
2

-1
-2
0
2
1
4
1
0
1
4
1
4
0
4
1
2
2
0
2
2

i=3
i=5
0
0
∑x2=10
∑y2=10
∑xy=8

5)    
    = 0,800
6)     Taraf siginifikansi α = 0,05
7)     Kriteria pengujian
-rtabel ≤ rhitung ≤ +rtabel, maka H0 ditolak atau korelasinya tidak signifikan
8)     dk rumus = n – 2
= 5 – 2 = 3
Maka rtabel = 0,805
9)     ternyata -0,805 < 0,800 < 0,805 sehingga H0 ditolak
10) kesimpulannya :
”Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara variabel X dengan Y”
11) Jika diminta, maka besarnya sumbangan variabel x terhadap Y adalah = 0,8002 x 100% = 64%

LATIHAN
Diketahui data jumlah SKS dan IPK mahasiswa
Jml SKS yang diambil              IPK yang didapat
            10                                       3,00
            15                                       2,50
            15                                       2,00
            10                                       1,50
            5                                        1,00
Pertanyaan : adakah hubungan yang signifikan antara jumlah SKS yang diambil dengan IPK yang didapat



0 comments:

Template by : kendhin x-template.blogspot.com