. PERAMALAN KUANTITATIF
1.
Teknik dan Analisis Runtut Waktu
Teknik runtut waktu dalam prakiraan permintaan sering
dipergunakan, mengingat bahwa teknik ini relatif mudah dijalankan dan siapa
saja mampu untuk melakukannya.
Pengertian runtut waktu sering dikonotasikan sebagai
serangkaian waktu yang beruntutan periodesasinya sepanjang periode dimana
prakiraan permintaan diproyeksikan. Misalnya mingguan, bulanan, kwartalan, dan
tahunan, tergantung keinginan dari pihak-pihak yang melakukan prakiraan
permintaan ini. Kalau diinginkan mingguan atau bulanan atau kwartalan dan tahunan.
Ini sesuai dengan kebutuhan periodik yang akan diharapkan hasilnya sebagai
prediksi volume atau jumlah permintaan atau potensi pertumbuhan permintaan.
Dalam praktek sering digambarkan bahwa waktu berurutan yang dimaksudkan
digambarkan dalam diagram dalam sumbu horizontal atau absis. Pada sumbu absis
atau horizontal digambarkan sebagai timing atau waktu dan periode data
diplotkan. Sedangkan sumbu vertikal digambarkan sebagai nilai atau jumlah
permintaan atau volume dan nilai penjualan yang berhasil direkam sesuai periode
yang ditentukan atau diharapkan.
Perlu diperhatikan disini, bahwa klasifikasi waktu
menurut sifat keruntutannya dapat dikelompokkan dalam empat kategori:
a)
Trend Sekuler
b)
Siklus Fluktuasi
c)
Variasi Musim
d)
Pengaruh Tak Teratur



